PRESERVASI DAN KONSERVASI : Faktor-faktor penyebab kerusakan dokumen

By : Syaiful Ahmad

Faktor – faktor penyebab kerusakan dokumen

            Menurut perpustakaan nasional republik Indonesia pada dasarnya kerusakan koleksi perpustakaan disebabkan oleh 3 faktor, yaitu :

1. Faktor karakteristik bahan

Faktor karakteristik bahan disebabkan oleh bahan pustaka yang mempunyai sifat kimia dan sifat fisika yang tidak stabil. Hal ini tentu berkaitan dengan adonan kertas yang diaduk untuk pembuat kertas bahan pustaka. Ada jenis bahan yang tahan beratus tahun, ada jenis kertas yang rapuh dalam waktu 10 tahun saja. Hal ini berkaitan dengan umur dan jenis kayu yang dijadikan bahan pembuat kertas.

Kalau kayunya muda atau belum cukup umur serta jenis kayunya tidak tahan lama tentu saja mutu kertas yang dihasilkan tidak baik. Oleh karena itu, dalam melakukan pembelian koleksi bahan pustaka harus diperhatikan benar bahan yang dijadikan pembuat bahan pustaka.

Salah satu cara dengan memperhatikan bentuk kertas yang digunakan. Biasanya kertas yang baik akan berbentuk licin dan halus. Di samping itu dapat kita perhatikan serta kertasnya. Kertas yang baik akan sulit disobek dibandingkan kertas yang mutunya kurang baik.

2. Faktor lingkungan

Faktor lingkungan disebabkan oleh ; temperatur dan kelembapan udara, cahaya, pencemaran udara, faktor biodata, rak dan lemari penyimpanan yang tidak memenuhi syarat dan juga faktor bencana alam.

Temperatur dan kelembaban udara dikarenakan daerah Indonesia umumnya daerah tropik yang suhu udaranya sangat mudah berubah-ubah, ada udara kering dan ada udara lembab. Semuanya itu dapat merusak bahan pustaka.

Faktor cahaya matahari yang terlalu panas, dan pancaran lampu yang terlalu panas dapat membuat kertas mejadi rapuh, sehingga membuat kertas mudah patah. Faktor pencemaran udara adalah karena adanya debu yang bertebangan dan jatuh pada bahan pustaka.

Faktor biodata yaitu adanya binatang perusak di sela-sela buku karena kelembaban dan juga karena sisa makanan. Rak kayu yang terbuat dari bahan yang kurang baik juga terjadi kerusakan. Begitu juga dengan bahan rak besi yang terbuat dari bahan yang mudah berkarat, sehingga kalau ditempatkan koleksi di dalamnya cepat menjadi rusak.

Gedung yang tidak pakai pengaman akan menimbulkan kebakaran. Begitu juga dengan kran air yang rusak, petugas yang lupa lupa mematikan waktu pulang, sehingga menyebabkan banjir. Terjadinya gempa dan bencana alam lainnya.

3. Faktor manusia

Faktor manusia disebabkan oleh ; kualitas kertas yang dipilih dan tingkat pemakaian yang terlalu sering juga menyebabkan bahan pustaka menjadi rusak, faktor utama tinta yang digunakan dalam percetakan juga menyebabkan rusaknya bahan pustaka, seperti mudah pudar, dan terjadinya perlawanan zat antara kertas dan tinta, cara penanganan yang salah seperti karena petugas sudah capek sehingga ada yang mengembalikan buku oleh petugas tersebut dilempar saja untuk penempatannya.

Begitu juga waktu penyusunan, ada koleksi yang berdiri seadanya, dan petugas membiarkannya, sehingga menyebabkan koleksi cepat rusak dan juga karena adanya pemotokopian, pameran dan pindah gedung dan ruangan.

Leave a comment